Cara Perawatan Filler Dengan Baik Dan Benar

Cara Perawatan Filler Dengan Baik Dan Benar. Saat ini sesuai dengan kebutuhan dan meningkatnya gya hidup kita sering terdorong untuk mengikuti trend yang kita sendiri belum tahu manfaat dan Madzarat yang akan kita tanggung dan akan kita rasakan di kemudian hari seperti cara perawatn filler, Anda pasti menginginkan penampilan anda lebih kelihatn sehat dan muda dari kemudahan prosesnya dan kepuasan terhadap hasilnya, filler Restylane menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi favorit, selain dari pasien juga saya sebagai dokter yang merawat. Karena prosesnya sangat cepat, instan hasilnya langsung terlihat dan sangat aman karena bahan dasarnya dari gel asam hialuronat seperti yang ada di dalam tubuh.

Menghilangkan kantung mata dan memancungkan hidung. Terutama hidung, karena kecenderungan orang Indonesia tulang hidungnya kurang tinggi atau ujung hidungnya kurang lancip.Tapi jalan terbaik anda  konsultasi dokter yang isa menaganinya area wajah yang mana saja yang perlu Perawatan filler Dengan Baik Dan Benar, disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Dan mampu memberikan saran bagi pasien jika keinginan pasien kurang sesuai dengan kebutuhan treatment. Misalnya pasien


Dokter pasti menjelaskan dengan jelas apa itu prosedur penyuntikan filler seperti apa (mulai dari anestesi sampai penyuntikan selesai), reaksi apa saja yang bisa timbul setelah penyuntikan (sedikit kemerahan, bengkak, gatal, memar, dan nyeri). Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempercantik penampilan dan meremajakan kulit wajah, salah satunya adalah dengan metode operasi plastik atau facelift. Metode ini sangat populer, sayangnya membuat penampilan justru semakin kurang baik, dan tak jarang meninggalkan bekas di wajah.

Seiring perkembangan jaman, metode peremajaan kulit ini berkembang menjadi metode peremajaan kulit dengan prosedur non bedah, yaitu melalui prosedur Botox dan injeksi filler. Sebenarnya dua prosedur ini sudah dikenal luas, namun masih banyak orang yang takut untuk melakukannya karena mengkhawatirkan efek masuknya cairan yang diinjeksikan ke dalam wajah. Padahal, bila dilakukan dengan dosis yang tepat dan penanganan oleh dokter yang berpengalaman, prosedur ini aman dilakukan.

Untuk itu,menurut dokter spesialis estetika dan antiaging, berusaha memberi gambaran mengenai berbagai keuntungan menjalani prosedur peremajaan kulit non bedah,seperti cara perawatan filler

Fillers dipakai untuk "mengisi" bagian yang diinginkan. Pemberian volume bisa memberikan penampilan sempurna bagi wajah Anda, seperti kerutan garis senyum, hidung, rahang, kantung mataBerikut ini bisa anda lihat cara perawatn Filler.

1. Pemulihan

Salah satu keuntungan yang paling mendasar pada prosedur non bedah ini adalah pada fase pemulihannya. "Dengan prosedur non bedah, fase pemulihannya lebih cepat dibanding dengan facelift.

Dengan prosedur non bedah seperti Botox dan filler, obat yang digunakan untuk meremajakan kulit disuntikkan ke dalam lapisan kulit sehingga "luka" yang terjadi hanya berupa sebuah titik kecil pada wajah yang akan hilang dalam 15 menit.

Sedangkan pada prosedur facelift, bagian yang akan diperbaiki harus dibedah, digunting, dan dijahit. Selain itu proses pemulihan yang diperlukan untuk menghilangkan luka nyeri di wajah, lebam, dan bengkak sisa operasi, masih akan terlihat setelah beberapa waktu. Sisa bengkak kadang masih ada sehingga harus disamarkan dengan make-up. Paling tidak, masa pemulihan setelah facelift membutuhkan waktu minimal enam bulan.

2. Prosesnya lebih cepat
Untuk satu kali rangkaian prosedur non bedah seperti injeksi Botox dan filler, menurut Olivia hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. "Dengan teknik yang tepat, maka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan prosedur ini hanya sebentar, bahkan bisa dilakukan saat jam makan siang," tukasnya.

Sedangkan pada proses facelift, karena harus dilakukan pembedahan, membutuhkan proses berjam-jam di meja operasi untuk menentukan bagian mana yang akan dibedah, dan dijahit kembali.

3. Risiko bekas lebih kecil
Dalam prosedur Botox, lapisan kulit akan disuntik menggunakan cairan asam hialuronat yang berasal dari bakteri. "Asam ini juga diproduksi manusia, dan strukturnya sama seperti bakteri. Sehingga, sebenarnya cairan ini merupakan cairan asam yang aman bagi kulit karena bisa memungkinkan kulit menyerap air lebih banyak," katanya.

Dengan menggunakan senyawa cairan yang diklaim aman untuk kulit dengan menggunakan teknik injeksi, risiko bekas lukanya akan lebih kecil dan senyawa asam hialuronat tidak menimbulkan risiko bagi penggunanya.

Sedangkan dengan teknik facelift, garis potongan dan jahitan di kulit tak jarang akan menimbulkan luka bekas yang menghitam. Selain itu, luka ini juga sering membuat kulit menjadi bengkak dan lebam. "Seringkali bekas jahitan ini membuat orang menjadi tidak percaya diri karena merusak penampilan," tukasnya.

4. Hasilnya terlihat lebih cepat dan alami
Semua orang pasti ingin menikmati hasil perawatan wajah dengan instan dan cepat. Prosedur non bedah dapat memenuhi harapan ini karena dalam waktu singkat hasilnya sudah akan terlihat.

Bahan kandungannya yang dinilai aman juga akan membantu peremajaan kulit, mengikat air lebih banyak, sehingga bagian yang disuntik akan terlihat lebih natural seperti tanpa perlakuan.

Mudahmudahan informasi tentang perawatan filer diatas bermanfaat bagi anda semua selamat mencoba.